Wednesday, 19 July 2017

Being a new mom

Melahirkan adalah momentum dimana seorang wanita mendapatkan peran baru-sebagai ibu. Hadirnya si buah hati menjadi tanda bahwa perjalanan penuh tantangan sebagai orang tua segera dimulai.

Adjusting with new rhythm of life is a huge challenge for me as a new mom. Jika sebelum memiliki anak saya masih sering mementingkan diri sendiri, kini saya bisa lebih berlapang dada untuk memprioritaskan kebutuhan anak. Kurangnya jam tidur, meningkatnya kebutuhan finansial, dan langkanya waktu senggang adalah hal-hal umum yang dialami pasutri setelah memiliki anak. Kami pun mengalaminya. Namun kami belajar untuk melihat itu semua sebagai ibadah meski terkadang keikhlasan kami diuji ketika lelah dan letih menghampiri. Percayalah, rasa lelah dan letih seakan sirna ketika melihat buah hati tersenyum ceria ataupun lelap dalam tidurnya.

Setelah sebulan lebih menjalani hari sebagai seorang ibu, saya ingin mengatakan bahwa menjadi seorang ibu ternyata tidak mudah. Honestly, these first few months of having new born are difficult enough for me. Proses adaptasi menjadi seorang istri sekaligus ibu benar-benar menguras tenaga dan menguji kestabilan emosi. Suami saya menjadi saksi betapa rapuhnya saya di bulan pertama menjalani peran baru sebagai ibu. Rasanya ingin mengibarkan bendera putih saat raga mengecap jenuh dan lelah menjalani peran baru ini. Saya beruntung memiliki suami dan keluarga yang tak henti memberikan support agar saya penuh kembali. Mereka tak ragu memberikan bantuan ketika saya membutuhkan. Semoga berjuta kebaikan kembali pada mereka.

Proses saya menjadi seorang ibu masih berlangsung hingga kini. Tantangan dan ilmu baru saya tangkap setiap hari. Salam hangat untuk ibu-ibu baru dimana pun kalian berada, tetaplah bersemangat dan penuh energi 😊

No comments:

Post a Comment